Minggu, 16 Juni 2013

Teruntuk hati yang tak sempat seutuhnya kumiliki


Maaf untuk cinta yang tak ku mengerti
Yang dulu ku pertanyakan apakah dia yg aku suka
Tapi kali ini kusadari memang kaulah orangnya

Sebelum kamu, dia begitu erat menggenggam hatiku
Tapi kulepaskan tanganya, karena kufikir bersamanya hanya akan membawa luka

Ku fikir memang kamu awal ku taruh namanya dikotak masalalu
Dan aku sadar dengan melepaskanya pelan-pelan bisa membukakan mata atas kehadiranmu yang begitu tersamarkan

Rasa cinta bergerak dengan lembut dan sangat rahasia
Tanpa sadar penghuni hati ku sudah bukan dia, tapi kamu
Bahkan untuk mencintai mu saja aku tak menemukan alasanya

Ada magnet trasparan yang selalu membuatku mendekati mu
Ada terselip suatu perasaan nyaman yang sulit ku jelaskan
Kamu yang tak pernah ku sangka-sangka, bahkan ku sangkal
Kini berada disetiap sudut fikiranku dengan kekal

Kamu coba pada ku menaruh rasa dengan hati-hati
Tapi belum jauh kau mencoba, kamu sudah melepas harapan begitu saja

Sebagian hati kadang datang menghampiriku
Berharap dapat mengisi hati ku yang telah kau lepaskan
Tapi semua itu tak menarik buat ku
Malah sering ku acuhkan

Aku menghitung hari sampai tiba waktu dimana kamu akan menemukan pilihan hati mu.
Aku percaya tentang porsi Tuhan dan porsi manusia
Porsiku setulus-tulusnya mencinta, porsiNya menempatkan yang terbaik menurutNya.

Ini bukan suatu keterlambatan, mungkin ini adalah jembatan untuk saling mendewasakan

Jika suatu saat dugaan mu salah bahwa dia yang terbaik, silahkan berbalik pada ku
Berlarilah kepada ku dan selesaikan cerita kita yang sempat terhenti
Aku akan menunggu mu di garis akhir.

Rabu, 05 Juni 2013

Ini MUTLAK atau .... ????

Satu helaan terurai berulang..
Mencoba menerka isi hatinya..
Merangkai kisi-kisi mimpi yg sepihak..
Apakah setiap teori bersifat mutlak?
Ketika pakem mulai bergeser dari porosnya..
Apakah 1+1 tetap selalu 2 ?
Apakah bulan purnama bentuknya memang bulat penuh ?
Apakah kehilangan selalu di warnai air mata ?
Apakah merah muda selalu hanya sebagai pelambang cinta?
Sebutlah aku sebagai pemberontak hukum semesta..
Berusaha mengejar fatamorgana dunia..
Mencari jawaban atas segala pertanyaan..
Mengoyak lapisan ketidakpastian..
Ketika pakem mulai bersifat mengada-ada..
Apakah janji dibuat utk di ingkari saja?
Apakah melahirkan hanya untuk wanita?
Apakah usia bisa di undur terbalik?
Dapatkah segala tanya akhirnya terjawab..
Bahwa segala mutlak mampu di goyahkan..
Mungkin tidak semua pertanyaan di ciptakan untuk tidak di jawab..
Mungkin jodoh hidup tidak selamanya mati..
Mungkin pasangan hitam tak harus selalu putih..
Mungkin tawa tidak perlu di sertai air mata..
Mungkin YIN tak serasi bersanding dengan YANG..
Mungkin KAMU memang bukan jawaban untukku..
Seiring alunan musik kesukaanmu….
Aku pun berlalu tanpa pamit..
Mengakhiri sesuatu yang bahkan belum kita mulai..

*biggest thank to Galuh :')
He gave me inspiration*

You Know,We’re Not Alone.


Kadang, ada kalanya kita merasa..
Kitalah orang paling bahagia di dunia ini. Hanya kita.
Kadang, ada kalanya kita merasa.
Kitalah orang paling menderita di dunia ini. Hanya kita.
Tapi, setelah membaca buku. Kita jadi tahu..
Banyak orang yang lebih bahagia di banding kita.
Banyak orang yang lebih menderita di banding kita.
Banyak orang yang mengalami hal yang sama dengan kita.
Oleh karena itu, bersyukurlah :) we're not alone, we're the same :)

Jumat, 24 Mei 2013

Tuhanku Mendengar



Jum'at 24 Mei 2013, tepat pukul 10 malam,, hujan,,deras,, angin kencang,,, terfikir untukku membuka tumpukan buku-buku dilaci bawah meja dikamar, meja yg tumpuannya biasa kupakai untuk belajar . Hmmmm ... ternyata masih ada coretan-coretan tanganku dilembaran kertas yang dulunya putih kini menguning, kubaca,, ternyata ini secarik kertas dengan tulisan do'a-do'a yang dulu sempat ku post kan di catatan facebook :) sedikit lega membacanya,,,

 Ini dia tulisanku dulu :

"Ya Allah….
Seandainya telah Engkau catatkan… Dia milikku tercipta buatku… Satukanlah hatinya dengan hatiku… Titipkanlah kebahagian antara kami…. agar kemesraan itu abadi… Dan ya Allah… ya tuhanku yang maha mengasihi… Seiringkanlah kami melayari hidup ini… Ketepian yang sejahtera dan abadi…

Tetapi ya Allah…
Seandainya telah Engkau takdirkan…. dia bukan miliku… Bawalah ia jauh dari pandanganku…. Luputkanlah ia dari ingatanku… Dan peliharalah aku dari kekecewaan….
...Serta ya Allah ya tuhanku yang maha Mengerti….
Berikanlah aku kekuatan… Melontar bayangannya jauh ke dada langit… Hilang bersama senja nan merah.. agarku bisa bahagia… Walaupun tanpa bersama dengannya…
Dan ya Allah yang tercinta… Gantillah yang telah hilang…. Tumbuhkanlah kembali yang telah patah… Walaupun tidak sama dengan dirinya…
Ya Allah ya tuhanku… Pasrahkanlah aku dengan takdirMu… Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan… Adalah yang terbaik buat ku…. karena Engkau maha mengetahui… Segala yang terbaik buat hamba Mu ini…

Ya Allah… Cukuplah engkau saja yang menjadi pemeliharaku… Di dunia dan di akhirat… Dengarlah rintihan dari hamba Mu yang daif ini… Jangan engkau biarkan aku sendirian… Di dunia ini maupun di akhirat… Menjuruskan aku kearah kemaksiatan dan kemungkaran… Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman… Supaya kami sama" dapat membina Kesejahteraan hidup… Ke jalan yang Engkau ridhoi.
Amin.. Ya Rabbal A’lamin. ."


Aminnnnn.... ya,, amin... ucapan itu yg selalu kukuatkan setiap apa yang kuharapkan benar" harus menjadi nyata,, memohon semesta ikut mengaminkan dan Tuhan ikut mendengarkan suara besarku dan semesta bergabung, dan kemudian  Tuhan mengabulkan .. O:)  Aminnnn ...